Balai Besar Kulit, Karet dan Plastik
   :: BERANDA :: BERITA :: PETA SITUS :: HUBUNGI KAMI ::
Bahasa Indonesia   Bahasa Inggris   
 

PROFIL BBKKP

 

LAYANAN

 

SUMBER DAYA

 

INFORMASI PUBLIK

 

INFORMASI

 

KERJASAMA

 

TAMU & PELANGGAN

 
BERANDA » Berita » Kemenperin Dukung Litbang Aplikatif Dalam Peningkatan Daya Saing Industri Kulit, Karet Dan Plastik

KEMENPERIN DUKUNG LITBANG APLIKATIF DALAM PENINGKATAN DAYA SAING INDUSTRI KULIT, KARET DAN PLASTIK

25 Oct 2017 - Dini Noor Hidayah

KEMENPERIN DUKUNG LITBANG APLIKATIF DALAM PENINGKATAN DAYA SAING INDUSTRI KULIT, KARET DAN PLASTIK

Balai Besar Kulit Karet Karet dan Plastik (BBKKP) merupakan unit pelaksana teknis dibawah Kementerian Perindustrian (Kemenperin) dengan tugas pokok dan fungsi melaksanakan kegiatan litbang bidang kulit, karet dan plastik serta melaksanakan diseminasi hasil litbang. Salah satu bentuk diseminasi litbang dapat berupa seminar dalam rangka mengkomunikasikan hasil litbang kepada institusi, perguruan tinggi, dan industri sehingga dimungkinkan terjalin kerjasama penerapan hasil litbang. Sebagai kegiatan rutin tahunan,  Balai Besar Kulit, Karet dan Plastik (BBKKP) menggelar Seminar Nasional Kulit, Karet dan Plastik ke-6 Tahun 2017 pada tanggal 25 Oktober 2017 bertempat di Hotel Grand Inna Malioboro Yogyakarta.

Seminar dengan tema Peran Litbang Aplikatif dalam Meningkatkan Daya Saing Industri Kulit, Karet dan Plastik ini dibuka oleh Direktur Jenderal Industri Kecil dan Menengah Kemenperin, Gati Wibawaningsih yang menyampaikan keynote speech mengenai implementasi hasil litbang dalam pengembangan industri.

Dody Andi Winarto dari Balai Teknologi Polimer, BPPT menyampaikan makalah mengenai peranan lembaga litbang pemerintah dalam mendukung pengembangan industri komponen otomotif berbasis polimer di Indonesia. Seiring dengan laju pertumbuhan pasar industri otomotif dalam negeri, lembaga litbang pemerintah dituntut dapat berkontribusi dalam rantai produksi otomotif, terutama peningkatan kinerja industri komponen otomotif.

Makalah mengenai teknologi penyamakan kulit yang ramah lingkungan disampaikan oleh narasumber Laszlo Szarvas dari BASF East Asia, Ltd. Nilai ekspor industri kulit, barang dari kulit dan alas kaki Indonesia selama 2012-2016 mengalami trend peningkatan 6,83% dengan nilai dari 3,86 menjadi 5,01 miliar US $. Meskipun demikian, industri penyamakan kulit menghadapi isu lingkungan karena dalam proses produksinya banyak menggunakan bahan kimia yang termasuk dalam kategori B3 (bahan berbahaya dan beracun). Sehingga diperlukan teknologi penyamakan kulit yang ramah lingkungan guna pembangunan industri berkelanjutan seperti yang diamanahkan dalam industri hijau.

Dalam seminar ini disajikan 23 makalah ilmiah yang terkait dengan komoditas kulit, karet dan plastik, yang akan dipresentasikan secara oral dan poster dan dimuat ke dalam Prosiding. Cakupan teknologi yang dibahas meliputi teknologi proses produksi (hulu s.d hilir), penanggulangan pencemaran limbah, plastik ramah lingkungan, serta rekayasa alat dalam industri karet.

Seminar dihadiri oleh 180 peserta yang terdiri dari pelaku industri bidang kulit, karet dan plastik, asosiasi, lembaga litbang, akademisi, serta instansi pemerintah. Seminar ini dapat dimanfaatkan sebagai forum tukar menukar informasi, ide kreatif dan inovatif guna pengembangan potensi peneliti serta transfer teknologi kepada industri.

. : : LIHAT INDEKS BERITA : : .

 

 

 





 
   
Kementerian Perindustrian Republik Indonesia
Badan Penelitian dan Pengembangan Industri
Balai Besar Kulit, Karet dan Plastik
Jl. Sokonandi No. 9 Yogyakarta Indonesia 55166
Telp. +62 274 512929, 563939 Fax. +62 274 563655
e-mail: bbkkp_jogja@kemenperin.go.id, bbkkp_jogja@yahoo.com
   
   
Copyright © 2011-2017 BBKKP, All Right Reserved